Sabtu, 23 Februari 2013

Keutamaan Shalat Tarawih

Keutamaan Shalat Tarawih


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

http://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/ribuan-umat-muslim-menjalankan-ibadah-shalat-tarawih-pertama-_120720233253-377.jpg
Assalamualaikum Wr. Wb. Bagaimana puasa di hari pertama? Lancar kan? Alhamdulillah.... Semoga puasa kita senantiasa di terima oleh Allah SWT. dan mendapat berkah dan hidayah dari Sang Khalik. Aamiin....


Pahala ibadah puasa tidak ada satu orang makhluk Allah pun yang mengetahuinya. Hanya Allah SWT yang akan memberikan pahala puasa orang itu. Seperti dalam riwayat Al-Muslim:
“Semua amal anak Adam  dilipat gandakan pahalanya, setiap kebaikan 10 kali lipat, hingga 700  kali, kecuali puasa Akulah (ALLAH) yang membalasnya, sebab ia  meninggalkan syahwat dan makan minumnya hanya karena Aku, dan baginya  ada dua kegembiraan pertama ketika berbuka dan kedua ketika berjumpa  Tuhannya. Sungguh bau mulutnya, bagi Allah melebihi harumnya kasturi”
Subhanallah.....
Di bulan Ramadhan ini banyak ibadah yang dapat kita lakukan. Salah satunya sholat Tarawih. Sholat sunah yang hanya ada di malam Ramadhan ini ternyata sangat besar hikmah dan manfaatnya. Seperti sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Saidina Ali bin Abi Tholib ra. yang tertuang dalam kitab Durrotun Nashihin Hal : 18 – 19, keutamaan sholat Tarawih dari malam 1 hingga 30 adalah

Malam ke 01 :

Siapa yang shalat Tarawih pada malam pertama dihapus dosa seorang Mu’min seperti ketika ia di lahirkan.


Malam ke 02 :

Shalat Tarawih pada malam kedua di ampuni dosa dirinya dan kedua orang tuanya, jika keduanya Mu’min.


Malam ke 03 :

Malaikat berseru dari ‘Arsy ” Telah diangkat amal dan dosanya yang telah lalu dan di ampuni oleh Allah SWT.


Malam ke 04 :

Baginya mendapat pahala, seperti pahala membaca Kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur-an.


Malam ke 05 :

Allah SWT memberinya pahala seperti pahala Sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsho.


Malam ke 06 :

Allah SWT memberinya pahala Thawaf di Baitul Makmur dan di mintakan ampun baginya oleh setiap batu.


Malam ke 07 :

Seumpama pahala yang di peroleh nabi Musa A.S dan penolong dari kejahatan Fir’aun dan Hamman.


Malam ke 08 :

Allah SWT memberikannya pahala seperti pahala apa yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS.


Malam ke 09 :

Seumpama pahala Ibadah nabi Muhammad SAW.


Malam ke 10 :

Allah SWT memberinya Rizki dan kebaikan di dunia dan akhirat.


Malam ke 11 :

Apabila Ia meninggal dunia, seperti dilahirkan dari Ibunya.


Malam ke 12 :

Ia datang pada hari kiamat kelak dengan wajah berseri-seri seperti bulan purnama.


Malam ke 13 :

Ia datang pada hari kiamat, selamat dari kejahatan (kejelekan).


Malam ke 14 :

Malaikat pada menyaksikan bahwa sesungguhnya orang tersebut telah Sholat Tarawih maka pada hari kiamat kelak Allah SWT tidak akan menghisabnya.


Malam ke 15 :

Para malaikat bersholawat kepadanya dan menjaga di ‘Arsy dan kursi.


Malam ke 16 :

Allah SWT mencatat baginya akan di bebaskan dari api neraka dan masuk surga.


Malam ke 17 :

Diberikannya pahala seperti pahala para nabi.


Malam ke 18 :

Satu Malaikat berseru : ” Hai Hamba Allah bahwasanya Allah SWT telah meridhoi kamu dan ke dua orang tuamu.


Malam ke 19 :

Allah SWT akan mengangkat ke surga firdaus.


Malam ke 20 :

Allah SWT memberikan pahala para Syuhada dan orang-orang Sholeh.


Malam ke 21 :

Allah SWT membuatkan baginya sebuah istana di surga dari cahaya.


Malam ke 22 :

Pada hari kiamat nanti, selamat dari kesulitan dan kesusahan.


Malam ke 23 :

Allah SWT membangunkan baginya sebuah kota di surga.


Malam ke 24 :

Dua puluh empat (24) permintaanya di kabulkan oleh Allah SWT.


Malam ke 25 :

Allah SWT mengangkatnya dari siksaan kubur.


Malam ke 26 :

Allah SWT mengangkatnya baginya pahala empat puluh tahun (40 thn).


Malam ke 27 :

Ia akan melewti jembatan Shirotul Mustaqim pada hari kiamat kelak seperti kilat menyambar.


Malam ke 28 :

Allah SWT mengangkat baginya seribu (1000) derajat di surga.


Malam ke 29 :

Allah SWT memberikan pahala seribu (1000) haji yang makbul.


Malam ke 30 :

Allah SWT berfirman : Hai Hambaku, makanlah buah-buahan di dalam surga dan mandilah engkau dengan air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar